Halaman

Senin, 26 Maret 2012


Favian


Sebilah belati telah membelah kedua samudera
Tak satupun pesiar mampu melintasinya

Dari timur
La-Nina meledakkan impian Romeo-Juliet
Gunung es yang begitu memukau
Telah menghapus gaun-gaun mewah
Membakar habis bulu-bulu jagung
Bak istana yang tertiup angin laut
Disana, Izrail menyembelih mimpi yang menderu
Hingga kata-kata berdarah selalu menjadi payung dibawah langit yang kelabu

Serpihan jeritan disambut oleh azal yang telah menganga
Ribuan karakter musnah seketika
Para actor yang malang ditakdirkan sebagai scenario layar lebar

Dari barat
Osilasi Madden-Julian bertandang menuju tanah rencong
Gemuruh yang menyapu seluruh pesisirnya
Jangan berharap dapat terlentang dengan gaya kupu-kupu seraya mengalunkan irama yang syahdu
Itulah harapan yang dapat menelanjangimu
Hingga terbaring dibawah bintang-bintang berkedip
Walaupun engkau hanya dapat menggenggam sajak-sajak dari kutub selatan

Bercumbu diantara dua badai yang menghimpit
Meleburkan kerasnya dinding kesunyian
Menerka arti torehan diatas nisan qalbu
Akankah seruan adzan dalam lubang akan dikumandangkan
Dan aku tetap bersemayam selamanya setelah tujuh langkah mereka meninggalkanku
Rintihan yang begitu penuh penghayatan

Sanggupkah diriku untuk meringis kesakitan?
Laiknya Niagara di negeri luar sana
Linangan ini begitu deras,terasa nyata dalam aliran yang begitu curam

Biarkanlah diriku merajut mimpi dunia baru
Tanpa adanya golok-golok yang berhamburan dalam hembusan nafas terakhir,terdengar begitu halus
Lukisan tubuhmu mengendap dalam relungku
Kapas nan halus tumbuh menjulang hingga menembus hamparan biru serta beberapa gumpalan asap-asap pekat membawahi asas primordialisme

Kusambangi ruang gelap nan sesak tanpa ventilasi
Sebelumnya,aku harap dapat bersetubuh bersama kafan yang membungkus bait-bait ragaku
Keabsahan dari tajamnya tatapan elang
Telah meremas fikiran hingga ulu hatiku dilumati amisnya darah kotor yang khas

Becermin diatas riak danau
Betapa tergetirnya hati
Tak kan kubiarkan arwahku terlepas
Lukisan tubuhku yang telanjang itu yang akan terpampang di depan pintu bioskopmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar