Halaman

Selasa, 19 Juni 2012

Pergilah


tengadah kepalaku, menatap rembulan yang telah menjadi duri dalam sukma
tutuplah cahayamu, aku bukanlah teropong yang selalu sedia merajut mimpimu
pergilah ke bumi yang lain, karena aku tidak bisa selalu memancarkan cahayamu
hapuslah catatanmu tentang alat optik ini, karena sudah terlalu renta kau gunakan untuk selalu mempertahankan sinarmu
ataukah engkau yang tak pernah mengerti spare-partsku



19 Juni 2012