Halaman

Selasa, 08 Mei 2012

Dalam Kekeluargaan

kekeluargaan yang tak pernah ternilai oleh apapun atau bahkan kedekatan dan kehangatannya melebihi keluarga sendiri. itulah yang saya rasa selama saya bergabung bersama sebuah organisasi. pelajaran kehidupan sesungguhnya (bukan pelajaran formal di bangku sekolah atau bangku kuliah) lebih terasah, banyak pengetahuan yang dapat kita terima, kawan yang bisa kita jadikan saudara, pengalaman-pengalaman yang dapat kita petik dari sebuah drama kehidupan, semua hal-hal yang bersifat sosial, politik, bahkan sisi kehidupan pribadi yang dapat kita aplikasikan dari semua detik yang kita lewati dari sebuah kebersamaan. tidak melihat siapa, yang ada kita semua sama. rasa satu darah mengalir deras dalam benak.
namun, harus kita ingat "setiap individu memiliki perbedaan karakter,dari karakter yang berbeda itu setiap individu akan menanggapi setiap masalah di sekitarnya dengan penyesuaian karakternya masing-masing, dengan persepsinya masing-masing dan dengan sikapnya sendiri. dari semua perbedaan itu kita harus bisa menyesuaikan diri dimana kita berada, dengan siapa kita berbicara dan komunikasi dengan orang lain harus sesuai dengan apa dan bagaimana kita berbicara dan bersikap."
sebuah kesalahan sedikit bisa merubah suasana yang harmonis menjadi retak, itulah yang harus kita hindari dari sebuah hubungan persaudaraan, karena tanpa saling pengertian tingkat ego masing-masing akan semakin dijadikan power setiap individu dalam sebuah perkumpulan.
perkataan itu lebih tajam dari sebilah pisau, jaga walau salah kata sedikit saja,bisa berakibat keretakan dalam kekeluargaan itu sendiri bahkan bisa sampai seumur hidup.
vjay : "raheut tina kulit mah bisa garing, bisa cageur, tapi lamun raheutna geus beunang ka nu manah mah bisa saumur hirup ge moal bisa kaubaran" "kudu nyaho naon nu diomongkeun, jeung saha urang ngomong, kumaha ngomongna" 

2 komentar:

  1. karena tiap orang berbeda antara satu dan lainnya ^^

    BalasHapus
  2. ya, itulah yang harus difahami. setiap individupastilah memiliki karakter yang berbeda, karakter itulah yang membuat pandangan seseorang terhadap sesuatu masalah akan berbeda. maka itu harus dan perlunya saling mengerti

    BalasHapus