Halaman

Selasa, 18 Oktober 2011



Kau yang ku cintai dan tak pernah kumiliki


saat mata ini menatap layar
tak kuasa tuk membendung air mata
kenangan dimasa silam begitu memilukan
penuh dengan sejuta kisah yang tak terlupakan

ingin rasanya kembali untuk memilih
mungkin jika itu terjadi
air mata ini akan selalu kusimpan dalam katupnya
namun detik itu telah berlalu

pilihan untuk tak mengenalnya
itu yang terbaik
agar aku tak kan terbelenggu seperti ini
terhempaskan oleh keadaan diri sendiri

dikalahkan oleh perasaan yang begitu kuat
yang semestinya menjadi pelangi untuk hidup
namun terjangan badai itu tak henti menghampiri
rasa yang telah bersarang ini tak mungkin lagi bisa keluar dari jeratan hati

kau yang ku cintai dan tak pernah kumiliki

Tidak ada komentar:

Posting Komentar